Postingan

Pohon literasi kakak Dyfana yang mulai terisi banyak

Pohon literasi kakak Dyfana yang mulai terisi banyak. Karena kakak Dyfana memang sangat suka membaca. Sekali membaca buku komik yang terdiri ari banyak judul, habis dalam sekejap. Memang kebiasaan membaca anak-anakku sudah diterapkan sejak balita. Tapi kami tak pernah mencatat daftar literasi semacam ini. Bersyukur ada tantangan membuat pohon literasi dari kelas bunda sayang IIP. Semoga istiqomah, dan mudah-mudahan anggota keluarga yang lain termotivasi oleh kakak Dyfana. #kelasbunsayiip #gamelevel5 #menumbuhkanminatbaca #pohonliterasi

Spesial at Ramadhan, on Grup Whatsapp Ibu Profesional

Diskusi edisi Ramadhan di kelas fasilbunsay #1 Kalau dulu saat di depok, dimulai dari rumah. Kebutuhan anak-anak dan teman, kebutuhan saya mendampingi mereka. Maka saya ajaklah anak-anak tetangga gabung ke rumah, saya fasilitator mereka. Saya tanya yang paling disukai apa? "Jauh dari bapak, ibu ( nggak dimarahin soalnya)" " diijinkan ke dapur, beresin rumah, main air, dll." Maka saya meramu kegiatan  TPA  di rumah sesuai kebutuhan mereka Jadilah rumah kecil saya menjadi "lab life skill"  anak-anak para pemabuk, tukang sabung ayam, penjudi, dll. Anak-anak itu baik, tinggal di lingkungan yang tidak baik. Tugas saya menerima keberadaan lingkungan, dan ubah lingkungan, jangan lari dari kenyataan. Rumah saya bersih, anak -anak bahagia, tetangga bahagia. Awalnya memang mereka senang karena anaknya ada yang momong, tapi buat saya itu kesempatan berharga buat saya untuk melatih keterampilan mendidik mereka. Selanjutnya  TPA  hijrah ke masjid, giliran s...

Catatan hidupku

Hari ini.. begitu banyak nikmat Allah yang terasa sampai tak lepas dari jasad dan pikiranku. Air mata ini mengalir deras saat video perjalanan hidup anakku selama dipesantren diputar.. Ada kisah sedih dan bahagia yang terputar kembali sejak awal perjuangan kami menitipkan anak kami disana.. Hari ini.. Aku bertemu dengan orang-orang yang luar biasa.. Bersyukur kepada yang sudah memudahkankan segala urusanku.. Ada yang menyampaikan hikmah yang dapat kubawa pulang.. Ada pula yang menyimpan rasa yang tak tersampaikan yang tampak dari wajah-wajah manusia disekitarku.. Semua itu.. baik yang terjadi maupun tersirat Aku yakin Allah telah menunjukkan jalannya.. Agar aku bisa melangkah lebih hati-hati lagi.. dan lebih ikhlas lagi.. Begitu juga kuyakini bahwa ini sudah menjadi catatan yang Allah catat dengan sebaik-baiknya di Lauhil Mahfudz.. Terimakasih ya Allah.. Semua itu menjadi catatan dalam hidupku sampai tahun ini.. Semoga Allah masih memberikan kesempatan hidup padaku di t...

Mengamati kembali gaya belajar anak-anakku

Kamis lalu kami datang kepesantren anak-anak kami untuk menjemputnya pulang. Karena permintaan si kakak Dyfana dan dede Dyzi untuk memeriksakan giginya ke dokter gigi yang sudah lama tidak pernah bisa terlaksana karena jadwal pesantren yang padat. Dengan agak berat ustadzahnyapun mengijinkan anak-anak untuk pulang kerumah. Setelah saya memperlihatkan struktur gigi Dyzi yang sudah berantakan. Gigi susunya masih ada tapi gigi tetapnya sudah mulai tumbuh dibelakangnya. Saya pernah diskusi mengenai hal ini dengan Dyzi. Tapi rupanya dia masih belum berani mencabut giginya jika hanya ditemani ustadzahnya. Makanya saya bermaksud mengajaknya pulang beberapa hari agar urusan gigi yang sering jadi kepikiran segera selesai. Yah begitulah kisah klasik kami menitipkan anak-anak dididik di pesantren. Ketika kami bertemu dengan kakak Dyfana si anak tengah, dia langsung menghampiri dan memeluk kami. Senyum bahagia terpancar dari wajahnya yang putih bersinar. Dan kakak memulai bicaranya dengan per...

Pengamatan kedua

Hari kedua pengamatanku terhadap suami. Beliau sangat menyukai berita politik dari media sosial lalu setelah itu disampaikannya lagi ke saya. Terkadang saya sendiri kurang memahami situasi politik di negara ini. Tapi saya berusaha selalu menjadi pendengar yang baik. Dan memang sejak menikah dengan suami. Pengetahuan politikku jadi agak lumayan mengerti. Dari pengamatan yang aku perhatikan, kesimpulannya suamiku mulai menunjukkan gaya belajar visual. Berita-berita yang ada gambarnya atau berupa infografis pasti dengan cepatnya diserap. Memang untuk membaca buku beliau kurang tertarik.. tapi jika membaca koran atau berita di internet beliau sangat tertarik. Bahkan kuota internet di HP nya cepat habis karena setiap hari browsing berita online. 😁 Sekian dulu pengamatan khusus keduaku kepada suami. . . #tantanganhari2 #gayabelajar #kelasbunsayiip #gamelevel4 #ODOPfor99days #ODOPday56

Mengamati gaya belajar suamiku

Gambar
20 April 2017 Saat ini aku diberikan anugerah dari Allah karena setiap hari bisa selalu melewati segala aktifitas berdua dengan suami. Setiap hari selalu ada obrolan santai kami tentang keluarga, anak, agama, bahkan politik. Dari perbincangan kami menunjukkan bahwa suami sangat tertarik membahas politik sedangkan aku menanggapi secukupnya karena kurang suka membahas sesuatu yang tidak aku pahami dengan baik. Tapi jika membicarakan masa depan atau segala hal tentang anak-anak, keempat mata kami berbinar-binar, saling menanggapi dengan semangat. Karena anak-anaklah yang paling membuat kami bahagia. Pengamatan pertama dari aktivitas suamiku dihari ini adalah. Suamiku telah mempunyai keinginan untuk mulai membaca. Selama bertahun-tahun kami berumah tangga, suamiku paling malas membaca buku. Dan lebih senang menonton berita di TV. Tapi hari ini, usahaku selama bertahun-tahun untuk selalu mengingatkan suami agar menambah referensi ilmunya dari buku-buku mulai melegakan hatiku. Karena beli...

Al Baqarah Project Day 10

Hari ini Project berdua bersama suami berakhir sementara. Tapi Project ini tidak selesai sampai disini. Karena tujuan kami menjalankan project ini untuk melanjutkan hapalan surat Al Baqarah sampai kami benar-benar bisa menghapalnya satu surat. Target kami selanjutnya, kami bisa menyelesaikan tantangan ini sampai akhir tahun ini. Semoga lancar. Aamiin. #TantanganHari10 #Level3 #MyFamilyMyTeam #KelasBunsayIIP