Postingan

Rabu Berbagi dikelas ODOPers 99 days

*{Resume}* *"RABU BERBAGI"* dikelas ODOPers 99 days Rabu, 13 September 2017 Host: Zy Narasumber: Dian Kusumawardhani 📣Pagi teman-teman.. Sudah siap mengikuti Rabu Berbagi? 📌Hari Rabu ini kita sama mba Dian Kusumawardhani ya.. 💐 Berikut ini profil narasumber kita.. 🌺Nama/Panggilan: Dian Kusumawardani/ Dian atau Dee atau DeKa 🌺Ttl: Surabaya, 6 februari 1987 ✉Alamat: Kedung Turi Permai 1, Jalan Bali Blok O No 3 Sidoarjo 👩🏻‍🎓Pendidikan: S1 - Sosiologi 💻Pekerjaan: Freelancer 👩‍👧‍👧Nama dan usia anak: 1. Dissa Zahra Firdausi ( Chacha) 4y5m 2. Aluna Zahra Firdausi (Aluna) 1y6m 🖥Url Blog: http://www.deestories.com/?m=1 🖥Url FB: https://m.facebook.com/dian.kusumawardani?ref=bookmarks 🖥Url Twitter: https://twitter.com/dee_arif?s=09 🖥Url IG: https://www.instagram.com/dee_arif/ ...

Memanah

Gambar
Pendidikan Karakter dari Kegiatan Memanah Awalnya, aku melihat aspek terpenting dari kegiatan memanah ini adalah fokus dan konsentrasi. Tapi, ternyata banyak hal lain yang terbangun dalam proses anak-anak belajar memanah. Peningkatan fokus hanya salah satu dari nilai-nilai yang dikembangkan dalam memanah. Yang pasti, olahraga membuat anak-anak berkeringat. Olahraga membuat fisik mereka semakin sehat dan bugar. Kebugaran itu penting dan berpengaruh pada kejernihan pikiran dan kecerdasan anak-anak. Aspek terpenting dari memanah, menurut para coach, justru pada ketenangan (calm). Jadi, selain olahraga fisik, ternyata memanah sangat kuat unsur meditatifnya. Anak-anak belajar tenang, tidak grusa-grusu, mengatur nafas, menjaga kestabilan emosi agar panahnya melaju secara konsisten dan tepat menuju sasaran. Sumber: www.rumahinspirasi.com

Pentingnya Rest Area

Seorang istri sedang memarahi suaminya didalam mobil. Aaarrrggghhh... Aku sudah bilang tadi sama kamu, jangan egois.. Coba kalau kamu tadi dengerin aku untuk berhenti. Gak akan kayak gini kan jadinya. (Sambil mengelap jok kursi mobilnya dengan baju ganti yang dibawanya)

Tentang Al Qur'an

KALAU DITANYA OLEH                                                                               ANAK  tentang AL-QUR'AN. MINIMAL DIJAWAB SEPERTI INI..📖📖📖                                       T : Berapa jumlah Surah dlm al-Quran? J : 114 Surah T : Berapa jumlah Juz dlm al-Quran? J : 30 Juz T : Berapa jumlah Hizb dlm al-Quran? J: 60 Hizb T: Berapa jumlah Ayat dlm al-Quran? J: 6236 Aya...

IBU OPTIMIS

Ibu yang Optimis . Kalimat itu pernah kudengar dari salah seorang teman saat aku bekerja dulu. Mungkin temanku itu melihat kegigihan aku yang selalu bermimpi yang tinggi-tinggi terhadap ketiga anak-anakku. Aku sering bercerita tentang mimpi-mimpiku pada ketiga anakku. Padahal temanku itu tahu bahwa ekonomi rumah tangga kami selalu pas-pasan dan boleh dibilang sering kekurangan. Aku pernah bercerita pada temanku itu. Nanti kalau sudah besar, anak pertamaku akan jadi profesor muda yang cerdas. Yang ilmunya dipakai oleh banyak orang. Dia menyukai pelajaran Matematika dan Sains. Semoga ia sukses dengan bakat minat yang dimilikinya nanti. Dan juga Hafidzh Qur'an 30 juz yang sholih. Anak keduaku, nanti kalau sudah besar, dia akan jadi dokter. Dokter yang sholihah dengan memiliki sifat yang penyayang, ceria dan supel yang dimilikinya sejak kecil. Sehingga tidak ada lagi pasien yang kecewa dengan pelayanan seorang dokter yang sinis. Dan bisa juga sebagai alternatif dokter perempuan yang ...

Pohon literasi kakak Dyfana yang mulai terisi banyak

Pohon literasi kakak Dyfana yang mulai terisi banyak. Karena kakak Dyfana memang sangat suka membaca. Sekali membaca buku komik yang terdiri ari banyak judul, habis dalam sekejap. Memang kebiasaan membaca anak-anakku sudah diterapkan sejak balita. Tapi kami tak pernah mencatat daftar literasi semacam ini. Bersyukur ada tantangan membuat pohon literasi dari kelas bunda sayang IIP. Semoga istiqomah, dan mudah-mudahan anggota keluarga yang lain termotivasi oleh kakak Dyfana. #kelasbunsayiip #gamelevel5 #menumbuhkanminatbaca #pohonliterasi

Spesial at Ramadhan, on Grup Whatsapp Ibu Profesional

Diskusi edisi Ramadhan di kelas fasilbunsay #1 Kalau dulu saat di depok, dimulai dari rumah. Kebutuhan anak-anak dan teman, kebutuhan saya mendampingi mereka. Maka saya ajaklah anak-anak tetangga gabung ke rumah, saya fasilitator mereka. Saya tanya yang paling disukai apa? "Jauh dari bapak, ibu ( nggak dimarahin soalnya)" " diijinkan ke dapur, beresin rumah, main air, dll." Maka saya meramu kegiatan  TPA  di rumah sesuai kebutuhan mereka Jadilah rumah kecil saya menjadi "lab life skill"  anak-anak para pemabuk, tukang sabung ayam, penjudi, dll. Anak-anak itu baik, tinggal di lingkungan yang tidak baik. Tugas saya menerima keberadaan lingkungan, dan ubah lingkungan, jangan lari dari kenyataan. Rumah saya bersih, anak -anak bahagia, tetangga bahagia. Awalnya memang mereka senang karena anaknya ada yang momong, tapi buat saya itu kesempatan berharga buat saya untuk melatih keterampilan mendidik mereka. Selanjutnya  TPA  hijrah ke masjid, giliran s...