Postingan

NHW 6 batch 2 Matrikulasi IIP Depok

_NICE HOMEWORK #6_ *BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL* Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal. Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya. Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu *_RUTINITAS_* Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita _Merasa Sibuk_sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri. Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb : 1⃣ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting 2⃣Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana? 3⃣Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras. 4⃣Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kan...

Tanya jawab Materi 6 Matrikulasi Ibu Profesional batch2

Materi Matrikulasi IIP Depok sesi #6 dan hasil diskusi Selasa, 22 Januari 2016 Pukul 20.00-21.00 ___________________ *IBU MANAJER KELUARGA HANDAL* _Matrikulasi Ibu Profesional Sesi #6_ *Motivasi Bekerja Ibu* Ibu rumah tangga adalah sebutan yang biasa kita dengar untuk ibu yang bekerja di ranah domestik. Sedangkan Ibu Bekerja adalah sebutan untuk ibu yang bekerja di ranah publik. Maka melihat definisi di atas, sejatinya semua ibu adalah *_ibu bekerja_* yang wajib professional menjalankan aktivitas di kedua ranah tersebut, baik domestik maupun publik. Apapun ranah bekerja yang ibu pilih, memerlukan satu syarat yang sama, yaitu *_kita harus “SELESAI” dengan management rumah tangga kita_* Kita harus merasakan rumah kita itu lebih nyaman dibandingkan aktivitas dimanapun. Sehingga anda yang memilih sebagai ibu yang bekerja di ranah domestik, akan lebih professional mengerjakan pekerjaan di rumah bersama anak-anak. Anda yang Ibu Bekerja di ranah publik, tidak akan menjadika...

Materi 6 Matrikulasi Ibu Profesional batch 2

*IBU MANAJER KELUARGA HANDAL* _Matrikulasi Ibu Profesional Sesi #6_ *Motivasi Bekerja Ibu* Ibu rumah tangga adalah sebutan yang biasa kita dengar untuk ibu yang bekerja di ranah domestik. Sedangkan Ibu Bekerja adalah sebutan untuk ibu yang bekerja di ranah publik. Maka melihat definisi di atas, sejatinya semua ibu adalah *_ibu bekerja_* yang wajib professional menjalankan aktivitas di kedua ranah tersebut, baik domestik maupun publik. Apapun ranah bekerja yang ibu pilih, memerlukan satu syarat yang sama, yaitu *_kita harus “SELESAI” dengan management rumah tangga kita_* Kita harus merasakan rumah kita itu lebih nyaman dibandingkan aktivitas dimanapun. Sehingga anda yang memilih sebagai ibu yang bekerja di ranah domestik, akan lebih professional mengerjakan pekerjaan di rumah bersama anak-anak. Anda yang Ibu Bekerja di ranah publik, tidak akan menjadikan bekerja di publik itu sebagai pelarian ketidakmampuan kita di ranah domestik. Mari kita tanyakan pada diri sendiri, ...

Notulensi Kopdar Perdana Matrikulasi Ibu Profesional Depok

Notulensi Kopdar Perdana Matrikulasi Ibu Profesional Depok batch 2 Sabtu, 26 November 2016  Jam 09.00-13.00 Mulai pukul 08.15 saya hadir ditempat diikuti dengan peserta dan tim fasil lainnya untuk menyiapkan segala perlengkapan untuk acara ini. Tak disangka sekitar 8.30 pak Dodik menelepon dan ternyata sudah sampai didepan gedung Code di Margonda ini. On time value yang beliau tunjukkan, bisa menjadi pelajaran buat peserta matrikulasi lainnya yang belum hadir. Sesuai pesan bu Septi, kopi hitam sudah kami sediakan dengan penganan seadanya sambil menunggu waktu. 😊 Tepat pukul 09.00, acara saya ambil alih, mba Nia Nio yang seharusnya menjadi MC datang agak terlambat karena satu dan lain hal. Acara perkenalan peserta dan sekilas tentang perjalanan IIP Depok kami tukar di akhir waktu agar waktu diskusi bersama pak Dodik lebih lama. Diskusi pun dimulai, para bunda mulai mengalirkan rasa satu persatu dan menanyakan berbagai hal seputar pengalaman mendidik anak dilihat dar...

NHW#5 Rieni Aniez

NHW#5_BelajarBagaimanaCaranyaBelajar_#RieniAniez Mempelajari bagaimana caranya belajar bukanlah hal yg mudah Terlebih lagi setelah menyadari bahwa caranya kita belajar selama ini belum efektif bagi diri kita sendiri apalagi mau transfer ke anak-anak kita. Yang harus dilakukan mulai membenahi dengan memperbaiki cara belajar kita selama ini Saya coba membuat Polanya yaitu : 1] Kosongkan gelas Karena dengan mengosongkan gelas kita akan menyerap setiap ilmu baru dengan kelapangan hati tanpa sikap sombong sok tahu 2] Lakukan dengan rutin.. Dengan melakukan secara rutin maka Belajar akan menjadi pola kebutuhan dalam jadwal sehari-hari 3] Menjadi Detektif Terus mencari informasi yg seimbang berkaitan dengan bidang yg sedang dipelajari 4] Mengulang dan mengkaitkan makna Berbicara sesuai usia, membantu mengarahkan sesuatu dengan yg lainnya 5] Membuat Catatan dengan tulisan tangan Proses mencatat membantu kita lebih mengingat 6] Fokus pada mengerti dan Pemahaman Mengerti lebih m...

Khalila

Sayangku.. putri bungsuku.. Khalila.. Terimakasih nak sudah menjadi anak yang pintar dan mandiri Kau rela memilih jauh dari pelukanku Kau rela mengikuti jejak kakak-kakakmu dipondok.. Aku tidak pernah memintamu jauh dariku Karena aku tahu kamu pasti menginginkanku selalu didekatmu. Biarlah rindu yang kita rasa.. akan terbayar saat kita berjumpa.. sehari bersamamu, bersama keluarga kita.. belum cukup semua kata terucap mewakili rasa kita.. Aku dan kamu sama sama tahu Kita saling menyayangi Saling mencintai Semoga bahagia selalu menemani kita ya nak.. Walau raga kita berpisah, hati kita selalu terpaut.. Ummi sayang Dyzi.. Khalila.. kesayanganku..

Shafiya

Sejak usia enam bulan dirahimku, ada penyumbatan di plasentamu.. Kamu tidak menunjukkan perkembangan yang baik untuk membesarkan tubuhmu.. Saat kau lahir kedunia, dokter bilang jantungmu lemah nak.. dan berat tubuhmu dibawah rata-rata.. Sebelum kamu lahir kedunia, aku telah menyiapkan sebuah nama untukmu.. Ada singkatan dari nama ummi dan abi nak.. Aku berdoa agar kau terlahir cantik, putih, suci dan berhati jernih.. seperti makna dari Shafiya.. Kini hampir delapan tahun usiamu, Kau sudah memilih menjadi santri cilik yang belajar Al Quran.. Beberapa waktu saja cukup merubah sikapmu nak.. Aku bangga padamu.. Kamu sudah malu jika tidak memakai rok atau gamis.. Bahkan mulutmu yang mungil dan berbibir tipis itu semakin halus dalam berkata.. Tak seperti dulu yang suka bicara apa adanya.. :) Kakak Dyfa, Jadilah putri yang selalu menyenangkan dimana saja kau berada.. Yang menyayangi keluargamu.. Dan penyejuk hati ummi dan abi..